Injury Time

“…and you bleed just to know you’re alive …”
-Irish, Goo goo Dolls-

Waktu adalah deretan variabel bebas yang bergerak konstan dan teratur. Setiap kantungnya memiliki kapasitas yang sama rata. Injury time adalah kondisi ketika kita menjejali waktu dengan muatan yang melebihi daya tampungnya. Akibatnya waktu terluka. Tetapi kita jadi tahu bahwa dalam konstan dan mekanisnya, sesungguhnya waktu masih punya nadi dan darah.

Hidup menghembus nafasnya pada injury time yang sempit. Apa yang akan digiling waktu konstan-mekanis kerap ditentukan di sana. Dalam waktu singkat, Clark Kent berubah menjadi Superman di kotak telepon umum. Anak Beruang membiarkan dirinya jatuh cinta pada lebah di masa kanak-kanaknya. Ucay Rocket Rockers bercerita mengenai masa injury time di dalam kehidupannya. Dan dua acara seru Sabtu mendatang menantangmu memanfaatkan injury time-mu sebaik mungkin.

Minggu ini, pada www.salamatahari.com edisi “injury Time”, seluruh posting Salamatahari yang biasanya diselesaikan pada injury time justru rampung dua hari sebelumnya. Entah bagaimana.

Teman-teman, waktu dan hidup selalu mengantar kita pada muatan-muatan yang penuh kejutan. Terimakasih karena hadir pada injury time maupun waktu konstan dan mekanis Salamatahari. Tanpa kalian, zine-zine-an ini hanya rencengan rutinitas yang kosong melompong.

Selamat merayakan Imlek 2562 bagi yang merayakan.

Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,

Sundea

Superman dan Kotak Telepon Umum


“It’s a bird, it’s a plane, it’s Superman …!”


Secepat itu bahaya datang, secepat itu pulalah Superman menghadang. Ia muncul tiba-tiba di angkasa raya. Kemudian perhatian masyarakat kota cepat teralih. Kecemasan lekas berganti dengan kepercayaan dan harapan kepada pria berkostum merah-biru tersebut.



Tetapi, di sela waktu yang singkat itu, kotak telepon umum harus lebih sigap daripada Superman. Mereka harus berjaga di segala titik, senantiasa berada dalam kondisi prima, dan siap menutup rapat-rapat rahasia Clark Kent. Selama puluhan tahun kotak telepon umum mengabdi dengan setia pada kisah panjang yang penuh dinamika ini. Kehadirannya yang hanya sebentar-sebentar di timing paling injured membuatnya kadang terlewat untuk diingat.




Pada suatu hari, ketika mendapati “an injured telephone box” di pinggir jalan Cisangkuy, saya terkenang pada kisah Superman. Apa yang terjadi jika saat itu Superman sedang memberantas kejahatan di Bandung? Panikkah dia mendapati satu-satunya kotak telepon umum yang ada di sekitar sana babak belur? Ke mana dia akan berganti kostum? Wartel? Semak-semak? Akankah dia terlambat memberantas kejahatan karena injury time memangkas perannya? 


…. dan tuhan lewat di sisi kotak telepon umum. Dia, yang sama hitamnya dengan bayang-bayang pohon, meyempatkan diri mampir di atas aspal kering. Menatap saya.


Sundea

Meski Dilakukan dalam Tempo yang Sesingkat-singkatnya, Ini Bukan Pembacaan Teks Proklamasi Bersama Ucay Rocket Rockers

fotoucay Pada www.salamatahari.com edisi “injury Time”, justru terjadi balas-membalas interview via email tercepat sepanjang sejarah zine-zine-an online ini! Pertanyaan untuk Al Noor Kautsar alias Ucay, vokalis Rocket Rockers, ditulis dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, langsung dikirim, dan dibalas tak sampai setengah jam kemudian; jauhhhh sebelum injury time menjemput bak malaikat maut.

Sundea menyalin ulang interview ini masih dengan mata terbelalak penuh ketakjuban …




Baiklah, Cay. Salamatahari minggu ini kan temanya “Injury Time”. Menurut lo injury time itu apa?
Sebenernya gw jarang pake istilah itu, seringnya sih deadline. Klo menurut gw injury time itu adalah waktu dimana kalo kita gak lari, kita bakalan ditangkep setan x___x

Hahahaha … terus “injury” kan artinya luka-luka. Kalau waktu udah luka-luka, kira-kira apa yang bakal lu lakuin sama waktu?
Karena ga ada mesin waktu, gw ga bisa ngobatin luka itu. Jadi yah biarin aja jadi borok masa lalu, soalnya kegiatan adalah sekarang dan satu detik kemudian dan seterusnya. Indeed semuanya harus better ;)

Wow, Ucay sungguh bijaksana. Terus, apa moment injury time yang paling lo inget dalem idup?
Ngejar lulus kuliah and skripsi kehapus gara-gara komputer error... Sidang jadi pending setahun –___-

Waduh … tragis banget. Ini dia yang namanya “ketika waktu luka-luka”. Btw, sebagai managing editor di Suave Magazine, lo pasti sering, dong, ngalamin moment-moment seputar “injury time” begitu juga …
Sebenernya, Februari 2011 gw udah resign. Injury time pasti ada terus di permajalahan. Editor yang satu beres, yang lain belom, begitu juga dgn layout, jadi yah se-manage-manage-nya, pasti sih ada yang ngaret, termasuk gw kadang-kadang :)

Apa rasanya ngerjain sesuatu di injury time?
Ada sensasi tertentu waktu ngerjain sesuatu di injury time, lebih fokus dan menggebu-gebu. Tapi bt nya klo lagi badmood, itu bisa jadi asal-asalan dan hasilnya gak memuaskan.

Lebih suka ngerjain sesuatu pas injury time atau pas waktunya masih panjang ?
Enaknya sih berada di mood baik dan bukan di injury time :)

Sehubungan sama kehidupan berkesenian lu, betul, nggak kalau ide kreatif lebih keluar pas injury time?
Kadang-kadang memang begitu sih, di injury time ide biasanya berhamburan keluar, tapi kadang suka nyesel juga kalo hasilnya ternyata masih pengen ditambahin ini dan itu, sedangkan karya udah ditebar ke pasar.

Punya moment injury time tak terlupakan pas bareng anak-anak Rocket Rockers?
Waktu disuruh re-arrange lagu Samalona dari Imanez sama manager, waktu itu kita langsung rekam lagunya, bikin klipnya, eh ternyata izin lagu ada 1 orang lagi yang belom sign, jadinya lagu itu mandeg, ga tau buat apaan... mudah-mudahan aja kepake deh..

Iya, mudah-mudahan, deh. Btw, lo kenal, nggak, orang yang sukes karena selalu ngerjain sesuatu di injury time? Kalo iya, siapa dan ceritain, dong …
Salah satunya Peter dari Peter Says Denim. Dia setiap hari harus bangun pagi, ke pabrik, dan ke jasa pengiriman demi mengejar target penjualan, alhasil dia sukses seperti sekarang karena dia memiliki injury time untuk mencapai target

Asik. Pertanyaan terakhir, Cay. Sekarang jam berapa?
Jam kulit kurang bulu *nyeeeheee...

Hahahahahaha … syim ….

Interview ini disalin kembali dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Sekitar sepuluh menit saja. Tak sampai dua puluh menit setelah Dea menerima email balasan dari Ucay.

Ada yang membuat proses berlangsung secepat kilat. Tetapi teks membuatnya panjang umurnya, panjang umurnya, panjang umurnya serta mulia, serta muuuuliiiia, serta muuuuliiiiaaaa …

Sundea

Tandem Acara Seru. Gunakan Injury Time-mu Seefektif Mungkin!

Sabtu 05 Februari 2011 mendatang, ada dua acara yang hadir berturut-turut dan sungguh sayang untuk kau lewatkan. Dua-duanya bertempat di lokasi yang tak terlalu jauh.

Gunakan Injury Time-mu sebaik mungkin! Hadirlah di kedua acara ini ;)




poster

poster deu galih

Surat untuk Lebah


Halo Lebah,
ini aku, Anak Beruang. Setiap pagi ibu memberiku madu untuk sarapan. Menurutku madu enak sekali. Aku terkagum-kagum pada pembuatnya, jauh sebelum aku mengenal kamu.

Sampai pada suatu hari aku melihat makhluk kecil kuning-hitam di halaman rumahku. Itu kamu. Kamu begitu kecil tapi punya daya tarik besar. Di tengah suara angin dan burung-burung, kamu berdengung dengan berani. Sayapmu bergeletar penuh keyakinan. Kamu pun terbang tanpa keraguan. Pagi itu aku berlari-lari mengikuti kamu; mungkin kamu tahu, mungkin juga kamu tidak tahu.

 Surat cinta anak beruang untuk lebahsmall




Beberapa waktu kemudian barulah aku tahu kalau kamu lebah pembuat madu. Ayah bilang lebah menyengat, jadi sebaiknya aku berhati-hati. Kata ayah lagi, setelah menyengat dan membuat kita bengkak, lebah pasti akan mati. Mendengar penjelasan ayah aku jadi sedih sekali.

Tapi aku adalah Anak Beruang yang selalu penasaran. Setiap melihat kamu, aku tak tahan untuk tidak berlari-lari mengikuti. Aku menuturimu menghisap nektar dari ribuan bunga, mencermati caramu menyimpan dan mengolahnya menjadi gula sederhana, serta terpesona melihatmu mengipasi nektar hingga kering dengan sayapmu yang tipis dan kuat. Lebah, kamu adalah makhluk kecil yang menakjubkan. Kamu punya ketekunan istimewa dan keyakinan pada apa yang kamu pilih untuk kerjakan.

Lalu kita jadi sering bermain bersama. Kita sama-sama menyukai bunga-bunga, sama-sama suka memintas angin, sama-sama menyukai warna kuning, dan sama-sama menyukai wangi limun. Kadang-kadang kita bersentuhan, tapi kamu tidak pernah menyengat aku. Mungkin kamu tidak menganggapku ancaman sama sekali. Atau mungkin kamu ingin hidup lebih lama supaya kita punya waktu lebih panjang untuk bermain bersama. Aku tidak tahu. Kita tidak pernah membahasnya.
Anak-anak boleh jatuh cinta pada apa saja, itu sebabnya aku rasa aku boleh jatuh cinta pada lebah. Kelak, setelah dewasa, mungkin aku akan jatuh cinta pada beruang dan mengerti mengapa setiap beruang harus jatuh cinta pada beruang lagi.

… atau mungkin juga aku akan memutuskan jadi Anak Beruang selamanya. Mungkin juga kamu akan memutuskan untuk tidak menyengat selama-lamanya …

Waktu punya kebijaksanaannya sendiri, Lebah, sebetulnya hidup tak pernah membatasinya …

I cherish the moments,

Anak Beruang

Sundea

Ilustrasi: Teddy Karas Onyskow : Ilustrator yang pemalu dan cinta kedamaian. Di hutan, kadang-kadang dia menyamar menjadi Tuan Antilop ;)

Terimakasih juga untuk my beloved friends Theoresia Rumthe (twitter: @perempuansore) dan Om Em (twitter: @omemdisini).

======================================

Halo, Salamatahari mengundang teman-teman untuk ikut berpartisipasi dalam Rubrik “Anak Beruang”.

Teman-teman boleh, lho, menggambar tokoh Anak Beruang (yang sering muncul secara random di twitter @salamatahari) versimu, kemudian kirim dalam format JPEG ke salamatahari.sundea@gmail.com. Jangan lupa sertakan profilmu, ya … ;)


Bisa juga kita berdiskusi dulu sebelum gambar dan cerita dibuat.


Jangan ragu-ragu, segera kirimkan karya kamu. Mari kita nge-jam karya =D